BORNEONEWS, Palangka Raya - Profil ekonomi masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) makin membaik. Buktinya, angka kemiskinan tahun ini menurun. Per Maret 2017 angka kemiskinan Kalteng turun menjadi 5,37 persen.
membaiknya ekonomi ini menandai tingkat kesejahteraan di provinsi yang dipimpin Gubernur Sugianto Sabran makin meningkat.
Kepala Bidang (Kabid) Statistik Sosial pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, M Syafi'i Nur mengatakan dibanding dengan angka kemiskinan tahun lalu (Maret 2016), angka kemiskinan Kalteng per Maret 2017 ini turun 0,29 persen. Sebab tahun lalu angka kemiskinan Kalteng tercatat 5,66 persen.
"Ini cukup bagus, berada di angka 5,37 persen sementara tahun lalu di bulan yang sama mencapai 5,66 persen," ungkap Syafii, Senin (17/7/2017).
"Kalteng juga bagus dibanding nasional. Sebab secara nasional angka kemiskinan di level 10,64 atau dua kali lipatnya angka Kalteng," lanjutnya.
Secara jumlah, penduduk miskin di Kalteng saat ini tercacah berjumlah 139,161 orang, sedangkan bila dibanding tahun lalu jumlah penduduk miskin berjumlah 143.485 orang.
Syafii menyarankan agar pemerintah melaksanakan kegiatan pembangunan dengan mengontrol harga di pasaran terutama komoditas yang mudah mengalami penaikan, khususnya bahan pengan. Sebab BPS menyebut, angka kemiskinan banyak didominasi faktor naiknya harga bahan makanan. (ROZIQIN/B-6)








