BORNEONEWS, Muara Teweh - Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Acep Tion SH menekankan kepada PT BMAL agar kejadian tewasnya karyawan karena tertimpa pohon jangan sampai terulang lagi.
Menurutnya dengan jarak waktu yang hanya kurang lebih tiga bula, telah terjadi dua kali insiden atau kejadian terhadap karyawan yang meninggal. Perusahaan harus lebih memprioritaskan masalah keselamatan kerja karyawannya.
“Kejadian ini waktunya berdekatan, yakni hanya berjarak kurang lebih tiga bulan dari kejadian sebelumnya yang juga mengakibatkan karyawannya meninggal dunia. Karena itu kami berharap perusahaan harus memberikan keamanan untuk para pekerjanya, jangan sampai kecelakaan kerja ini nantinya terulang kembali,” katanya, Senin (17/7/2017).
Selain itu dia juga menyarankan agar PT BMAL mengevaluasi mengapa dan kenapa insiden itu bisa sampai terjadi terhadap karyawannya, apakah karena teknis penebangan (karyawan tidak diarahkan) atau unsur kelalaian masalah keamanan seperti peralatan keamanan atau lantan medannya yang terlalu curam, namun perusahaan harus tetap menebang tanpa melihat keamannya.
“Dalam masalah ini perlu upaya untuk menghindarinya, biar tidak sampai terjadi kecelakaan misalnya bila terlalu curam medannya perusahaan bisa menggunakan alat berat,” tandasnya. (RAMADHANI/B-6)








