BORNEONEWS, Kuala Kurun - Musibah banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas ternyata mengganggu aktivitas masyarakat.

Bahkan aktivias perkantoran dan belajar juga terganggu. Sebab ketinggian air di atas satu meter dan berarus. Selain itu halaman Polsek Sepang dan Koramil Sepang Simin juga terendam.

Dampak lainnya juga warga mengungsi lantaran tempat tinggalnya terendam air.

"Dampak banjir lumayan besar, aktivitas sekolah dan perkantoran terganggu. Air di jalan cukup tinggi sehingga sepeda motir dan mobil tidak bisa lewat," ujar Camat Sepang, Rosalia, Senin (17/7/2017).

Di Kecamatan Sepang ada empat desa dan satu kelurahan yang terkena banjir. Banjir kali ini cukup parah dari biasanya.

"Data sementara kurang lebih 150 rumah yang terendam. Saat ini lurahn dan kepala desa terus melakukan pendataan," terangnya. (EPRA SENTOSA/B-6)