BORNEONEWS, Palangka Raya - Temu Responden 2017 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Tengah, di Swissbelhotel Danum, Selasa (18/7/2017) bertajuk 'Change For Breakthroug'. "Tema ini diangkat untuk menyikapi perubahan sebagai bagian dari proses meraih kesuksesan," ungkap Kepala Perwakilan BI Kalteng Wuryanto kepada Borneonews, Selasa (18/7/2017).

Wuryanto mengungkapkan, dalam kegiatan ini juga akan diberikan materi oleh Remaja Tampubolon. "Pada sesi ini akan dijelaskan empat mental blok yang sering menjadi penghambat perubahan yaitu rasa marah, rasa takut, hidup di masa lalu dan zona nyaman. Di samping itu, pada sesi ini akan diberikan tips untuk menjadi pribadi yang siap akan perubahan," jelas Wuryanto.

Latar belakang temu responden ini, menurut Wuryanto, adalah adalah kurangnya kesadaran responden untuk berpartisipasi dalam mengisi survei dan kegiatan liaison (pelaku usaha) yang dilakukan oleh BI sehingga diperlukan kegiatan edukasi terhadap responden.

"Mispersepsi yang salah dari pelaku usaha terhadap kegiatan survei dan liaison BI terutama terkait dengan perpajakan dan kebocoran rahasia perusahaan sehingga diperlukan sosialisasi mengenai output survei dan kajian yaitu sebagai pendukung data dalam proses penentuan kebijakan Bank Indonesia," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)