BORNEONEWS, Palangka Raya - Tria Melani Susana, 16, siswa kelas XI SMK Karsa Mulya, Kota Palangka Raya, berpendapat bahwa media sosial memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan arus globalisasi. Termasuk pengaruh pada tindakan negatif.

Menurut dia, kesadaran untuk menggunakan medsos dengan bijak harus dimulai dengan berkaca pada kejadian selama ini. Yang mana sudah banyak orang berurusan dengan hukum akibat mengunggah status mengandung unsur kebencian.

"Sebenarnya harus diawali dari diri sendiri. Dan kita sudah melihat dampak bagi mereka yang membuat kesalahan. Jadi medsos memang berpengaruh besar," kata Tria kepada Borneonews di kantor Kesbangpol, Kalteng, di Jalan Diponegoro, Kota Palangka Raya, saat mengikuti lomba diskusi atau uji argumentasi Parade Cinta Tanah Air tingkat SMA/Sederajat dan perguruan tinggi se-Kalteng, Selasa (18/7/2017).

Terkait pelaksanaan lomba, ia menilai kegiatan itu sangat bagus untuk menambah wawasan. Apalagi temanya, Dengan Semangat Bela Negara Generasi Muda mampu mengatasi pengaruh radikalisme, terorisme, dan pengaruh negatif media serta bahaya narkoba'.

"Kegiatan ini sangat bagus untuk menumbuhkan rasa peduli kita terhadap isu yang berkembang," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, medsos memang sudah sangat familiar di tengah masyarakat. Dalam sekejab, seseorang sudah bisa memiliki medsos, salah satunya facebook.

Namun jangan salah, penggunaan medsos kini juga tidak bisa sembarangan. Karena sudah ada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang mengaturnya. Bahkan bila salah langkah dalam membuat status, terlebih mengandung unsur kebencian, dapat diproses secara hukum. (BUDI YULIANTO/B-3)