BORNEONEWS, Nanga Bulik - Banjir musiman melanda Kabupaten Lamandau beberapa hari terakhir. Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bumi Bahaum Bakuba telah menyebabkan air sungai meluap dan merendam pemukiman warga dan sejumlah fasilitas umum termasuk sekolah.
Akibatnya, setidaknya ada sembilan sekolah di Lamandau saat ini yang terpaksa aktivitas belajar mengajarnya terganggu karena terendam banjir.
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud) kabupaten Lamandau, Meigo, mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan kebijakan libur untuk siswa yang sekolahnya terkena banjir.
"Berdasarkan laporan kepala sekolah dan juga pihak UPS (unit pengawas sekolah), banjir bukan hanya menggenangi jalan menuju ke sekolah, namun beberapa sekolah lainnya juga sudah terendam air," ungkapnya saat dikonfirmasi Borneonews, Selasa (18/7/2017)
Oleh karena itu, lanjut dia, dari pada membahayakan peserta didik, maka mulai Rabu (19/7/2017) aktifitas belajar di sekolah yang terdampak banjir tersebut terpaksa diliburkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. "Kita liburkan, jadi anak-anak kita minta untuk belajar di rumah saja," ucapnya.
Nanti, kata dia lagi, kalau banjirnya sudah surut dan tidak membahayakan, maka silahkan kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah seperti biasanya lagi.
Adapun 9 Sekolah yang diliburkan diantaranya adalah, SDN Bunut, SDN Sungai Mentawa, SDN Batu Kotam, SDN Tamiyang, SDN Bulik 5, SDN bulik 1, SDN Beruta 2, SMP 3 bulik, dan SDN Guci.
(HENDI NURFALAH/B-8)
Terdampak Banjir, 9 Sekolah di Lamandau Diliburkan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







