BORNEONEWS,Kuala Kapuas - Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang Perumahan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) Kabupaten Kapuas melalui bidang Pertamanan dan Kebersihan memanfatkan limbah Sampah Plastik untuk bahan bakar menyerupai bahan bakar bensin dan solar.
"Ini merupakan hasil pemikiran bersama teman-taman bagaimana dengan pemanfaatan limbah Sampah Plastik menjadi bahan bakar jenis bensin dan salor,"kata Kepala Bidang Persampahan dan Kebersihan DPUPRKP Kapuas Ahmad Isnainie, Selasa (18/7/2017).
Menurut Isnainie, ini merupakan suatu terobosan dimana sampah plastik merupakan sampah yang paling sulit untuk di urai oleh tanah.Makanya itu pihaknya melakukan inovasi pemanfaatan sarana sederhana di Tempat Pembungan Akhir(TPA) Handil Palingit Kecamatan Pulau Petak.
"Kita menggunkan semua fasiltas yang berada di TPA,untuk pembakaran sendiri di gunkan,Bio Gas,sampah plastik dan sampah botol air miniral," ungkapnya.
Ia menambahkan, sampah plastik hasilnya juga beda apa bila dilakukan pembakaran akan menghasilkan bahan bakar menyerupai solar sedangkan botol atau pun gelas air miniral dari hasil pembakaran dan di lakukan proses penyulingan bisa menghasilkan bahan bakar bensin.
"Bayangkan saja,setengah ton sampah plastik yang dimasukkan ke dalam open pembakaran khusus dengan 300 derajat celcius akan menghasilkan bahan bakar bensin 1 liter," bebernya. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)
Sampah Plastik Bisa Menghasilkan Bahan bakar Kendaraan
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
5 BPK di Kapuas Bakal Terima Bantuan Peralatan Pemadam
Sampah Liar Muncul Lagi Usai Penyegelan, Ini Respons Kadis LHK Kapuas
Sudah Disegel, Sampah Liar di Jalan Keruing Kapuas Masih Bermunculan
Kapuas Mengaji Dicanangkan di Pulau Petak
Kapuas Minta Dukungan Anggaran Provinsi Lebih Proporsional untuk Jalan, Pertanian dan Kesehatan
3.000 Santri Ikuti Upacara Hari Santri Nasional di Kapuas
Komentar (0)
Memuat komentar…






