BORNEONEWS, Puruk Cahu - Terhitung dari Januari sampai Juli 2017 ini permukiman warga Kabupaten Murung Raya yang berada dibantaran Sungai Barito sudah empat kali dilanda bencana banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya, Markudius Dani mengatakan banjir pertama terjadi pada Januari, tapi tidak sampai merendam rumah warga.
"Kedua terjadi pada Maret dengan debit ketinggian air kurang lebih sama seperti pada Januari. Setelah itu terjadi lagi pada Juni dan Juli sekarang," ungkap Markudius, Senin (18/7/2017).
Menurutnya selama empat kali banjir ini untuk Juni dan Juli yang paling parah karena sampai setengah menenggelamkan rumah warga dibeberapa desa.
"Untuk masyarakat yang selalu menjadi langganan banjir saya minta selalu waspada, sebab kita kita bisa memprediksi kapan saja banjir akan terjadi lagi," tambahnya. (SUPRIADI/B-6)








