BORNEONEWS, Puruk Cahu - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya, Markudius Dani mengatakan dua desa di Kecamatan Laung Tuhup mengalami benjir terparah sejak Minggu (16/7/2017) sampai Selasa (18/7/2017).

Dua ini adalah Muara Tuhup dan Biha. "Ketinggian banjir didua desa ini mencapai tiga meter lebih akibat luapan Sungai Laung yang merupan anak Sungai Barito," sebut Dani, Selasa (18/7/2017) sore.


Menurut Dani akibat ketinggian banjir yang terlampau tinggi dibandingkan desa-desa lain menyebabkan aktivitas masyarakat didua desa menjadi lumpuh dan bahkan kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak bias dilakukan.


"Tidak hanya pendidikan, layanan kesehatan di Pustu juga terhenti akibat semua rumah atau bangunan didua desa terendam banjir," tambahnya.


Menurut Dani biarpun sekarang debit air sungai sudah menunjukan penurunan, tapi banjir masuh berlangsung didua desa serta desa-desa lain sekitar. (SUPRIADI/B-6)