BORNEONEWS, Puruk Cahu - Dalam arahannya saat apel siaga bencana, Kapolres Murung Raya (Mura) AKBP Andy Rumahorbo meminta semua sektor selalu waspada serta berkoordinasi dalam mengantisipasi bencana banjir, meski saat ini debit air Sungai Barito sudah mulai turun.
"Sekarang musim tidak lagi bisa diprediksi. Misalnya BMKG memprediksi sekarang daerah kita terjadi kemarau kering, tapi kenyataannya malah jampir setiap hari tujun hujan," ungkap Kapolres pada apel yang diselenggarakan di depan Bundaran Emas, Kota Puruk Cahu, Rabu (19/7/2017).
Disampaikan Kapolres pula, untuk periode Januari sampai Juli ini tercatat sudai beberapa kali Murung Raya dilanda banjir, dan ke depan dipastikan banjir akan terus mengancam permukiman warga.
"Untuk itu saya minta semua sektoral yang melaksanakan apel ini, baik dari kepolisian, TNI, Pemkab Mura yang membidangi seperti BPBD, Satpol PP dan Damkar, Dinas Sosial, serta lainnya untuk selalu berkoordinasi dan bertukar informasi mengenai kejadian bencana," sebut Kapolres.
Dengan adanya koordinasi, tentu akan lebih mudah dalam menanggulangi serta membantu masyarakat yang terkena dampak serta mewujudkan salah satu program nawacita Presiden RI, yakni negara wajib hadir di manapun masyarakat membutuhkan pertolongan. (SUPRIADI/B-3)








