BORNEONEWS, Buntok - Polres Barito Selatan (Barsel) bersama tim gabungan mulai mengantisipasi potensi bencana alam.

“Ini dilakukan sebagai wujud kesiapan kita dengan instansi terkait untuk mengantisipasi dalam penanggulangan bencana alam,” kata Kapolres Barsel AKBP Yussak Angga kepada Borneonews, Rabu (19/7/2017).

Ia mengatakan, bencana alam yang sering terjadi di Barsel yakni banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan dan lahan.

Menyikapi hal tersebut, lanjut dia, pihaknya berkoordinasi dengan TNI dan instansi terkait untuk siap siaga  mengantisipasi bencana alam tersebut.

“Bila terjadi bencana alam sewaktu-waktu kita bersama TNI dan instansi terkait siap untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah,” ucap dia.

Menurutnya, yang perlu dicermati yakni berkaitan dengan upaya mengecilkan resiko dalam bencana alam. Dimana setiap anggota Polri harus mampu melakukan indentifikasi serta monitoring berkaitan dengan perubahan iklim.

Sehingga, lanjut dia, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Anggota Polri bisa maksimal dan siap siaga termasuk untuk penggunaan sarana prasaranan yang ada.

Adapun peralatan yang dimiliki untuk menanggulangi bencana, perahu karet dua unit, 40 unit pelampung dan peralatan pendukung lainnya.

“Peralatan ini semuannya ditempatkan di posko penanggulangan bencana,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-5)