BORNEONEWS, Sampit - Sedikitnya 65 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) rawan banjir. Ini menjadi perhatian serius pemerintah setempat dan pihak terkait lainnya.
"Sedikitnya ada 65 desa yang rawan banjir, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Sutoyo, Rabu (19/7/2017).
Sebanyak 65 desa tersebut berada di 10 kecamatan yang ada di Kotim. Dari sejumlah desa tersebut, paling mendominasi adalah wilayah Utara. Sedangkan di perkotaan hanya banjir kiriman yang saat bersamaan dengan pasang naik.
"Yang pasti untuk banjir di Kotim dikarenakan curah hujan yang tinggi," terang Sutoyo.
Sementara, banjir yang sering terjadi di daerah Utara Kotim tersebut akibat sungai kecil yang mengalirkan air ke sungai besar akibat curah hujan tinggi tidak mampu menampug lagi. Sehingga tumpah ke pemukiman warga dan mengakibatkan beberapa daerah banjir.
Namun untuk saat ini di Kotim masih dalam keadaan aman dan tanpa ada banjir. Walaupun sempat di suatu desa air sedang naik, namun turunnya cepat.
"Hingga tiga pekan bulan Juli ini belum ada laporan dari pihak kecamatan atau keluarahan tentang adanya banjir, bahkan debit air juga masih normal," terang Sutoyo. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








