BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 470 murid SDN 5 Menteng mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka HUT ke-49 BPJS Kesehatan RI, Rabu (19/7/2017).

Kegiatan yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia salah satunya mengambil tempat di Palangka Raya sebagai wakil dari Kalimantan Tengah,  Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara.

"Dari tahun ke tahun, dana jaminan kesehatan yang terserap untuk membiayai penyakit katastropik kian meningkat. Kalau dibiarkan, dapat membawa dampak kurang baik bagi kualitas kesehatan penduduk Indonesia maupun keberlangsungan program JKN-KIS. Sehingga, sangat penting mengajarkan anak-anak sejak dini untuk membiasakan berperilaku sehat," kata Deputi Direksi Wilayah Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Kalimantan Tengah Kalimantan Utara, Ni Made Ayu Sri Ratna Sudewi.

Ni Made juga memberikan motivasi kepada peserta yang hadir, baik murid maupun para orangtua untuk membangun rasa kepedulian, kerelaan membantu sesama, dan gotong royong dalam diri masing-masing. Dia juga mengingatkan peran serta seluruh masyarakat dan generasi muda dalam mengawal keberlangsungan program JKN-KIS di Indonesia sangatlah besar.

"Mari kita bayangkan. Jika ada satu orang peserta JKN-KIS melakukan operasi jantung dengan biaya Rp160 juta rupiah, dengan iuran rata-rata Rp51.000,- maka diperlukan sebanyak 3.737 orang peserta JKN-KIS yang sehat dan membayar iuran. Kalau hanya peserta yang sakit saja yang membayar iuran dan tidak membayar iuran lagi ketika sudah sehat, dari mana kita bisa membiayai pelayanan kesehatan peserta lainnya yang membutuhkan," kata Ni Made.

Dalam rangka memperingati HUT ke-49, BPJS Kesehatan nasional melaksanakan kegiatan promotif preventif di 13 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya di Kalimantan Tengah.

"Kegiatan ini untuk mengedukasi anak-anak sekolah akan pentingnya pola hidup sehat sehari-hari," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)