BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 200 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Palangka Raya disiagakan untuk menghadapi bencana alam, salah satunya banjir. Hal itu disampaikan Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli seusai apel kesiapan pasukan dan peralatan dalam rangka penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor, Jumat (21/7/2017).
"Lebih dari 200 personel yang kita siagakan. Ada dari BPBD, TNI, dan Polri. Jumlah itu masih ada anggota lain bila dibutuhkan," kata Lili Warli.
"Intinya, TNI, Polri dan pemko siap apabila terjadi bencana banjir dan tanah longsor," sambungnya.
Kapolres menuturkan, terjadinya bencana tidak bisa dicegah, tapi tetap berupaya untuk meminimalisasi dampak yang mungkin ditimbulkan.
"Menyikapi datangnya musim hujan, semua diharapkan ekstra waspada dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana. Kita belajar dari daerah lain bahwa bencana banjir merupakan bencana besar karena dapat merugikan materil yang cukup besar. Oleh sebab itu, semoga kita selalu terhindar dari bencana," harap Kapolres. (BUDI YULIANTO/B-3)
200 Personel Disiagakan Hadapi Bencana Banjir
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ekonomi Palangka Raya Terganggu Akibat Karhutla Berkepanjangan
Balai Bahasa Kalteng Gelar Webinar Etnisitas dan Ekologi Bahasa, Hadirkan Pakar Malaysia
Petani Rakumpit Gagal Panen Akibat Diserang Karhutla
Kadistanketpang Palangka Raya Tinjau Penyiapan Lahan Penangkaran Rusa di Kanarakan
Pemprov Kalteng Siapkan Bantuan Pangan untuk Hampir 5.000 Penerima Terdampak Karhutla
Pemerintah Aktifkan Rumah Oksigen untuk Warga Terdampak Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







