BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas yang menjadi tersangka pelaku pungutan liar (pungli), kini diberhentikan sementara. Ketiganya bahkan terancam dipecat sebagai ASN.
Ketiga ASN tersebut adalah SP, TI, dan MS. Dua di antaranya, TI dan MS adalah pihak yang diciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polres Kapuas karena melakukan pungli terhadap kepala sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) belum lama ini. Dalam status diberhentikan sementara, ketiganya hanya menerima gaji 40-50%.
Sekretaris Daerah Kapuas, Rianova mengatakan, semua punya aturan yang harus dan wajib untuk ditaati. Jadi, siapapun yang terlibat dalam kasus korupsi atau pungli harus mempertanggungjawabkan segala bentuk konsekuensinya.
"Saya sudah sering mengingatkan kepada seluruh jajaran ASN agar berhati-hati dalam menjalankan tugasnya. Jangan sekali-kali berani berbuat korupsi atau pungli sebab hal itu akan menyesatkan dirinya sendiri," ungkap Rianova, Jumat (21/7/2017).
Rianova sudah mewanti-wanti untuk tidak melakukan tindak pidana, namun tetap dilakukan. Tentunya harus berani menanggung segala bentuk konsekuensinya, termasuk sanksi pemecatan.
Sekda menambahkan, dalam aturan kepegawaian jelas diatur bila ada ASN yang tidak bekerja tanpa alasan selama 46 hari dalam setahun maka sanksi pemecatan dengan tidak hormat sudah menanti. "Untuk itu, bagi ASN jangan sekali-kali berani bermain-main dengan aturan tersebut, jika masih ingin menjadi abdi negara," ucap Rianova. (HAMDI/B-2)
Tiga ASN Disdik Kapuas Terancam Dipecat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Library in Classroom Jadi Inovasi MTsN 2 Kapuas Permudah Akses Bacaan Siswa
RSUD Kapuas Tambah Dokter Spesialis Patologi Klinik
Lokasi Sampah Liar di Keruing Kapuas Disegel
Ubah Stigma Ruang BK, Guru SMKN 2 Kuala Kapuas Manfaatkan AI hingga Game Edukasi
Dari Guru Honorer hingga Guru Terbaik Kalteng, Guru SMKN 2 Kapuas Buktikan Panjangnya Perjalanan Pengabdian
24 Lampu PJU LED Dipasang di Timpah
Komentar (0)
Memuat komentar…







