BORNEONEWS, Muara Teweh – Kedatangan dua orang surveor Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dalam rangka penialaian akreditasi penilaian RSUD Muara Teweh yang dilaksanakan selama dua hari yakni 21 dan 22 Juli 2017 disambut oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Dua surveor ini yakni dr Judiwan Delias Maswar, Mars dan Ns Kusnanto S Kep disambut langsung oleh Bupati Barito Utara, Nadalsyah beserta Wakilnya Ompie Herby, pimpinan DPRD, unsur FKPD, SOPD dan dokter serta pegawai RSUD Muara Teweh.

Bupati Nadalsyah mengatakan rumah sakit merupakan bagian penting dari sistem kesehatan. Rumah sakit merupakan penyedia layanan kuratif komplek, pelayanan gawat darurat, pusat alih pengetahuan dan teknologi serta berfungsi sebagai pusat rujukan.

Saat ini RSUD Muara Teweh merupakan satu-satunya rumah sakit yang berada diruang lingkup Kabupaten barito Utara. Oleh sebab itu RSUD Muara Teweh menjadi tempat rujukan bahi masyarakat barito Utara yang ingin mendapatkan layanan kesehatan lebih lanjut.

“Tak hanya bagi masyarakat Barito Utara, pemerintah provinsi telah mempercayakan RSUD Muara Teweh sebagai rumah sakit rujukan wilayah Barito Selatan dan Murung Raya” terang Nadalsyah, Jumat (21/7/2017).

Oleh karena itu, lanjut Nadalsyah sangat diperlukan adanya kesiapan RSUD Muara Teweh untuk lebih baik secara fiik, materi dan SDM.

“Pemerintah daerah selalu mendukung kegiatan atau proses maupun program yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang diberikan. Salah satunya dengan akreditasi,” tegasnya. (RAMADHANI/B-6)