BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran telah membentuk tim untuk percepatan penanganan bencana banjir yang melanda sebagian wilayah provinsi ini. Tim Pemerintah Provinsi (Pemprov) diharapkan agar cepat membantu tangani secara komprehensif.

“Saya sudah instruksikan Plt Sekda bikin tim, dari Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) juga. Kita ingin agar tidak hanya bantuan saat banjir, tetapi justru pasca banjir juga tidakboleh lupt dari perhatian,” ungkap Sugianto, Minggu (23/7/2017) malam tadi.

Ia menegaskan, dalam kasus bencana alam, bantuan dari kabupaten sudah siap ‘duluan’, karena bantuan provinsi sifatnya adalah membackup. Terlebih sarana dan prasarana serta logistik bencana sekarang ini sudah banyak didistribusikan sejak mulai penganggaran pun porsinya memadai di Kabupaten/kota.

Seperti di Kabupaten Kapuas, ada dana cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 100 ton yang distok untuk keperluan penanganan bencana. Beras itu yang harus dikeluarkan ketika bencana alam, pemerintah akan melengkapi dengan lauk pauk dan perlengkapan lainnya.

“Di Kapuas sudah ada (tersisa) CBP 28 ton, kita bantu lagi kirim 30 ton. Katingan juga ditanya, laporannya masih ada stok beras. Kenapa itu ditanya dulu supaya, jangan sampai itu meluber di satu titik daerah, lalu ada oknum memainkan sehingga tidak sampai sasaran,” katanya. (ROZIQIN/B-5)