BORNEONEWS, Buntok – Program Barito Selatan Sehat hingga Juli 2017 sudah penuhi target. Hal ini diungkapkan Alip Suraya, Kepala Bidang Perlindungan Rehabilitasi dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMPD) Kabupaten Barito Selatan, Senin (24/7/2017).
“Target kita untuk program Barito Selatan Sehat ini sebanyak 2.500 kepala keluarga telah terpenui hingga Juli 2017,” kata Alip Suraya kepada Borneonews.co.id, Senin (24/7/2017).
Dia mengatakan program ini mulai dilaksanakan dari 2014 dan untuk tahun ini targetnya 2.500 peserta dan sudah memenuhi target.
Total anggaran yang digelontorkan untuk program ini Rp2 miliar lebih, karena target habis untuk sementara pihaknya tidak menerima peserta program Barsel Sehat.
Padahal banyak permohonan dari masyarakat yang ingin masuk sebagai peserta program Barsel Sehat. “Program Barsel Sehat ini yaitu program pemerintah membantu masyarakat miskin membuat kartu BPJS kelas III dan iurannya dibayarkan oleh pemerintah,” jelasnya.
Karena tidak ada anggaran lagi serta tidak diusulkan maka pada pertengahan 2017 ini pihaknya tidak lagi menerima peserta program Barsel Sehat ini.
Di berharap agar ada penganggaran pada APBD perubahan sehingga tahun berikutnya bisa menerima peserta dari masyarakat.
Dia menambahkan adapun syarat untuk mengikuti program ini yakni, surat keterangan tidak mampu (SKTM) ditandatangani ketua RT, Kades dan camat, kartu keluarga dan KTP. (URIUTU DJAPER/B-6)








