BORNEONEWS, Sampit - Alasan pembacokan yang dilakukan Kadir (42) terhadap Andreansyah karena pelaku sakit hati lantaran korban sempat membawa istrinya kabur, saat bertemu pada hari kejadian itu lalu ia membacok korban.
Berkas dan tersangka dilimpahkan pada Senin (24/7/2017) oleh penyidik ke JPU Kejari Kotim. "Saya membacoknya karena dia membawa kabur istri saya," ucapnya.
Diceritakan Kadir, kejadian pada Kamis (25/5/2017) di Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotim di depan rumah Uca bermula saat ia keluar dari tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi kejadian.
Saat itu tersangka membawa parang dan senter berencana mau mencari ikan, malam itu ia bertemu dengan korban tengah mengendarai sepeda motor singgah di depan rumah Uca.
Setelah berdekatan ia mencabut parang dari sarungnya dan tanpa banyak basa basi mengarahkan ke dagu korban, namun saat itu korban langsung membalikan badanya. Tidak puas ia kembali membacok bagian kepala korban hingga mengeluarkan darah segar.
Merasa puas tersangka langsung pergi dan menuju ke rumah kepala desa setempat Maskur menyerahkan diri setelah mengaku ia baru saja membacok korban.
Akibat perbuatannya itu ia diserahkan ke kantor polisi, dan dalam kasus ini tersangka dijerat dengan Pasal 351 Ayat (1) KUHP. (NACO/B-5)
Istri Dibawa Kabur, Alasan Pria Ini Lakukan Pembacokan
Bagikan:
SAMPIT –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Selidiki Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Pegawai di Koperasi Simpan Pinjam
Tim Damkar Kodam XXII Tambun Bungai Lanjutkan Pemadaman Api di Kalampangan
Kebakaran di Kawasan Pasar Muara Uya Tabalong, Sedikitnya 10 Rumah Warga Terbakar
DPRD Kobar Apresiasi Pasar Murah Pemkab untuk Bantu Warga dan Tekan Inflasi Pangan
BEI Catat Sembilan Perusahaan Antre IPO hingga Oktober 2026
Hidup Normal di Tengah Kabut Asap, Pernikahan Adat Dayak Tetap Berlangsung
Komentar (0)
Memuat komentar…







