BORNEONEWS, Sampit - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 (SMKN) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), salah satu sekolah yang menerapkan full day school.

Menurut Kepala Sekolah SMKN 2 Sampit, Ino, Jika pada hari biasa sekolah berakhir pada pukul 12.30 WIB, untuk full day school peserta didik akan dipulangkan pada pukul 14.45 WIB.

"SMKN 2 melaksanakan intruksi yang ditunjuk melaksanakan full day school, sesuai petunjuk Kepala Dinas Pendidikan Provinsi kita masih penyesuaian jadwal formal, yakni sekolah 5 hari saja,"katanya, saat ditemui di Sekolah, Senin (24/7/2017).

Menurutnya, untuk sementara sekolah hanya menerapkan jadwal pengurangan satu hari dalam seminggu masa sekolah, sedangkan untuk kedepannya masih menunggu petunjuk teknik lebih lanjutnya.

Sementara, di sekolah tersebut terdapat 33 kelas, yang kesemuanya mengikuti jam belajar baru, yang bertambah selama satu setengah jam tersebut. Penerapan full day school sebelumnya juga sudah disosialisasikan kepada wali murid.

Untuk saat ini, menurutnya belum ditemukan kendala sebab penerapannya yang baru saja berlangsung mulai hari ini. Yang mengkhawatirkan, sambung Ino, yakni masalah makanan siswa. Sebab sekolah hanya menyediakan makanan yang seadanya, yang kemungkinan memiliki mutu yang kurang baik.

"Kantin kan hanya menyediakan makan sesuai dengan kantong siswa, tidak mungkin mereka menyediakan makan yang sesuai serela mereka dengan mutu berkualitas tapi dengan harga rendah. Sehingga saya harapkan para orang tua membekali anak-anaknya untuk makan siang mereka,"tutupnya. (NOOR ANNISA/B-5)