BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pulang Pisau Subagijo membeberkan soal penggeladahan yang terjadi di kantor yang ia pimpin. "Sebenarnya kejadian ini tidak kami harapkan, karena aturan di Disdukcapil sudah jelas, tidak ada biaya apapun juga untuk pengurusan yang behubungan dengan kependudukan dan pencatatan sipil," kata Subagijo, Selasa (25/7/2017).

Dia mengatakan, sebagai Kepala di instansi tersebut, dirinya kooperatif jika ada keperluan dari aparat terhadap kasus yang dihadapi oleh Disdukcapil. "Kami akan mengikuti prosedur hukum yang harus dilalui," ujarnya.

Subagijo mengaku, ada oknum atau bawahannya yang bermain-main dengan dengan pelayanan yang seharusnya gratis tersebut. "Kalau sudah ada petugas dari Tim Saber Pungli, tentu ada oknumnya. Padahal kami tidak mengharapkan seperti ini, karena prosedur di Disdukcapil sudah jelas tidak ada pungutan apapun," imbuhnya.

Dengan adanya masalah hukum di Disdukcapil, Subagijo mengaku hanya bisa pasrah dan mengambil hikmahnya. Apalagi, kejadian ini sudah diketahui orang banyak. "Kami akan ikuti proses ini sesuai dengan prosedur yang berlaku, demikian juga pelayanan kami kepada masyarakat akan tetap berjalan seperti biasa," harapnya.

Saat penggeladahan, kata dia, ada beberapa dokumen yang dibawa petugas dari Tim Saber Pungli, termasuk uang dan blanko yang sudah cetak. (JAMES DONNY/B-2)