BORNEONEWS, Pulang Pisau - Program Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) yang merupakan program prioritas dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Kabupaten Pulang Pisau telah berjalan 70%. "Tahun ini sudah memasuk tahun keempat, dan Pulang Pisau bisa menyerap hingga 70% dan ini mendapatkan apresiasi dari Kemendes PDTT," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) M syaripul Pasaribu, Selasa (25/7/2017).
Dalam program GSC ini, kata Syaripul, ada banyak hal yang telah dilakukan di Kabupaten Pulang Pisau untuk memenuhi kebutuhan dasar, baik pendidikan maupun kesehatan di Bumi Handep Hapakat. "Banyak yang sudah dilakukan melalui program ini, jika diakumulasikan hingga tahun ini ada sebesar Rp16 Miliar lebih yang telah terserap," katanya.
Dia mengatakan, GSC ini merupakan program pengganti dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dan tahun ini program GSC ini berakhir.
Kegiatan ini, lanjut Syaripul banyak yang dilakukan dan menyentuh ke hal-hal yang mendasar untuk terpenuhi bagi ibu hamil, keluarga miskin, anak yang tidak mampu sekolah, bahkan orang cacat dengan mendapatkan bantuan kursi roda. "Demikian juga di daerah pesisir yang tidak punya bidan kita manfaatkan juga untuk hal yang seperti ini juga," katanya.
Syaripul juga menyampaikan apresiasinya pada desa-desa yang mampu menyelenggarakan festival pelayanan sosial dasar untuk pertama kali di setiap kecamatan. Kegiatan ini menurutnya sebagai ekspresi gembira dari program yang sukses dilaksanakan. "Diharapkan dari Kemendes PDTT ini bukan yang pertama dan yang terakhir," katanya. (JAMES DONNY/B-2)
Program Generasi Sehat dan Cerdas di Pulang Pisau telah Berjalan 70%
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







