BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Para pelajar sekolah merasa terbantu dengan adanya angkutan gratis yang disedialan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kapuas. Disamping itu inisiatif para sopir angkutan untuk membuat tempat bersantai (semacam halte) menambah nilai tersendiri yang sangat positif dari masyarakat.
Menurut seorang sopir dari angkutan, Arifin mengatakan, bahwa dirinya bersama sopir lainnya sengaja membuat tempat bersantai di sekitaran tiga sekolah seperti SMP, SMA dan SMK.
“Angkutan yang beroperasi di dalam Kota Kuala Kapuas ada tiga mas dan untuk jalur yang jauh seperti Kecamatan Basarang dan sekitarnya ada dua angkutan. Kami masing masing membuat tempat bersantai sambil menunggu para pelajar pulang,” kata Arifin kepada Borneonews, Selasa (25/7/2017)
Ia melanjutkan dengan adanya bantuan angkutan gratis dari Dishub sangat membantu untuk anak anak yang tidak mampu, yang tentu tidak bisa dijemput oleh orang tuanya karena tidak memiliki sepeda motor.
"Alhamdulillah mas, dengan adanya angkutan ini kita merasa terbantu, bahkan beberapa anak yang ikut diangkutan ini pernah menyampaikan rasa terimakasihnya, katanya seandainya tidak ada angkutan ini dia bisa jalan kaki untuk berangkat dan pulang," terang Arifin.
Ditemui terpisah, Doni salah satu murid di SMK 1 Kuala Kapuas sangat senang dengan adanya angkutan gratis yang disediakan oleh pihak Dishub Kapuas. “Karena setiap harinya saya diantar orang tua bang dan pulang saya ikut angkutan gratis tersebut. Saya mengucapkan terimakasih dan mewakili teman teman lain kami sangat terbantu dengan ini,” pungkasnya. (HAMDI/B-8)
Pelajar di Kapuas Terbantu Adanya Angkutan Gratis Dishub
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenpar Harap Sepak Bola Sebagai Sport Tourism Promosikan Pariwisata
DPKP Tingkatkan Pemantauan Kesehatan Hewan di Tengah Ancaman Kabut Asap
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Komentar (0)
Memuat komentar…







