BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dokter Dewi Rama Dewa, mengklaim bahwa kebanyakan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang diidap anak-anak didapat dari lingkungan sekolah.

"Faktanya anak-anak kalau kena demam berdarah tidak ada yang dari rumah, pasti mereka dapatnya lebih banyak dari sekolah," ungkap Dewi kepada Borneonews, Selasa (25/7/2017).

Menurut dia, hal itu terjadi lantaran laci meja belajar anak di sekolah sering dibiarkan kotor. Kertas dan sampah, terutama bungkus makanan tidak jarang disimpan oleh anak-anak di laci meja belajar mereka di sekolah.

"Nyamuk-nyamuk itukan sukanya di tempat yang gelap dan kotor begitu. Makanya biasanya dalam penyuluhan demam berdarah kami sampaikan bagaimana laci meja mereka supaya bersih dan juga mereka buang sampah jangan sembarangan," tuturnya.

Tidak hanya dari laci meja belajar, drainase di lingkungan sekolah juga menjadi salah satu sumber penyakit. Apalagi jika sampai tersumbat.

"Kita terus kerjasama juga dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar drainase di lingkungan sekolah jangan sampai mampet. Jadi anak-anak juga diajari karena yang paling utama adalah perubahan perilaku supaya mereka tidak buang sampah sembarangan. Itu kan sumber dari segala penyakit," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)