BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terutama yang tinggal di wilayah Kecamatan Baamang, harus menyiapkan diri. Pasalnya, besok distribusi air bersih dari PDAM) Dharma Tirta Sampit akan berhenti total selama enam jam.

"Air PDAM akan mati pada Kamis (26/7/2017) sejak pukul 09.00 - 15.00 WIB," kata Kepala Bagian (Kabag) Teknik PDAM Dharma Tirta Sampit, Edy Dyufriadi, Rabu (26/7/2017).

Pasalnya, pada rentan waktu tersebut, akan dilakukan pemasangan pompa baru dan panel listrik di mesin intame Kecamatan Baamang. Tujuannya, agar pendistribusian air ke masyarakat bisa menjadi lebih baik lagi.

PDAM meminta agar masyarakat bisa memaklumi hal tersebut. Karena langkah itu demi pelayanan terhadap distribusi air.

”Kami mengharapkan seluruh pelanggan PDAM di Kotim, khususnya wilayah Baamang dan sekitarnya, bisa memaklumi hal tersebut,” kata Edy.

Pihaknya juga berupaya melakukan peningkatan pelayanan, seiring dengan adanya penaikan tarif PDAM. Salah satunya dengan melengkapi peralatan atau mesin. Namun saat pemasangan peralatan tersebut, ada kalanya terpaksa untuk menghentikan sementara distribusi air bersih, sesuai prosedur yang berlaku dan demi keselamatan petugas yang melakukan pemasangan peralatan tersebut.

”Makanya mau tidak mau harus ada yang dikorbankan dulu. Satu hari ini aliran kami matikan untuk peningkatan pelayanan ke depannya. Mudah-mudahan bisa cepat selesai,” kata Edy. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)