BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Panitia Pemilihan Kepala Desa Pematang berhasil menjaring 4 bakal calon (balon) kepala desa. Namun ditemukan ada salah satu balon yang terindikasi menggunakan ijazah palsu.
Ketua panitia pilkades Pematang Faisal saat dikonfirmasi menjelaskan pendaftaran silakukan sejak 13 juli sampai dengan 23 juli lalu dan berhasil menjaring 4 balon. Satu balon yang terindikasi berijazah palsu itu masih dugaan. Sebab untuk memastikan apakah ijazah tersebut palsu atau tidak diperlukan surat keterangan dari dinas pendidikkan.
"Yang jelas saat ini kami belum berani menyatakan ijzah terdebut palsu atau tidak sebelum ada keterangan resmi dari dinas pendidikkan," kata Faisal saat dihubungi Borneonews melalui telepon selulernya, Rabu (26/7/2017).
Ia menjelaskan pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ijazah salah satu balon tersebut sedikit mencurigakan, hanya saja dirinya belum bisa mengatakan itu palsu sebelum ada keterangan resmi dari Disdik.
Sebab yang berwenang mengatakan ijazah seseorang itu palsu atau tidak hanya Disdik lah yang berwenang. Untuk itu dirinya mewajibkan semua ijazah para balon wajib di lampiri dengan surat keterangan daru disdik, bila keterangan sudah didapat baru bisa dinyatakan asli. "Yang pasti dalam hal ini dirinya akan bersikap tegas dan transfaran aehingga kami tidak disalhkan nantinya," pungkas Faisal. (HAMDI/B-8)
Panitia Pikades Pematang Jaring 4 Calon, Satu Calon Terindikasi Gunakan Ijazah Palsu
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabut Asap Pekat Selimuti Kuala Kapuas, Jarak Pandang di Sungai Tersisa 30 Meter
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kapuas Bakar Bekas Bangunan Usang, Tidak Ada Rumah Warga yang Terbakar
Waterfront City Kapuas Bakal Dilengkapi Tempat Duduk, Material Lantai Masih Dibahas
Waterfront City Kapuas Bukan untuk Bongkar Muat, Kendaraan Dibatasi 8 Ton
Waterfront City Terhubung dengan Dermaga KP3, Dishub Siapkan Gerbang Penghubung
Komentar (0)
Memuat komentar…






