BORNEONEWS, Muara Teweh – Kamis pagi (27/7/2017) warga sekitar Pasar Bebas Banjir (PBB) Muara Teweh digegerkan dengan penemuan mayat disebuah penginapan Kumala.
Korban merupakan salah satu pengunjung yang menginap di Penginapan Kumala sejak 21 Juli 2017. Pada buku tamu penginapan, korban bernama Abdul Ajib dengan alamat Desa Bunten Barat, Kecamatan ketanang, Kabupaten Sampang, Madura.
Namun saat polisi melakukan penyelidikan di TKP dan tubuh korban ditemukan identitas berupa fotokopi KTP , namun di KTP ini nama berlainan dengan buku tamu penginapan yakni Junaiedi Sinaga, warga Dusun Sungai Padang, Desa Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak , Provinsi Riau.
Kapolsek Teweh Tengah AKP Guntur TB membenarkan bahwa korban ditemukan tewas di penginapan, namun identitas korban masih belum jelas.
Dimana dalam surat jalan yang juga ada pada korban, tertulis nama Abdul Ajib, namun pada fotokopi KTP tertulis Junaedi Sinaga.
Selain itu polisi juga menemukan beberapa barang bukti lain yakni bahwa di dekat jasad korban juga terdapat obat dan BPKB motor. “Saat ini kasus penemuan mayat ini masih dalam proses identitikasi Polsek Teweh Tengah” terangnya.
Saat penyidikan dan penyelidikan di TKP, Kapolres Barito Utara AKBP Tato Pamungkas turun langsung untuk melihat TKP dan korban.
“Apabila ditemukan bukti baru, maka akan dilakukan penyidikan lebih lanjut. Dugaan sementara korban tewas karena sakit karena ada obat di sampingnya," tuturnya. (RAMADHANI/B-6)








