BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala BKKBN Kalimantan Tengah (Kalteng) Kusnadi mengatakan, pengalihan status kepegawaian atau alih kelola personel membawa konsekuensi terhadap hak dan kewajiban pengelolaan penggajian. Tetapi pemerintah daerah memiliki kewajiban terhadap penyuluh keluarga berencana (PKB) dan petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) tersebut.
Sebab, meskipun alih status menjadi pegawai pemerintah pusat, tetapi pendayagunaan mereka tetap oleh Pemerintah pusat. Karena itu, ia meminta kepala daerah tetap memerhatikan mereka.
"Saya berharap dengan pengalihan ini, hak dan kewajiban PKB dan PLKB dengan Pemda tetap dilaksanakan baik. Peran Bupati dan Walikota sebagai kepala daerah adalah wakil pemerintah pusat di daerah tetap berjalan sebagaimana diatur dalam UU," ungkap Kusnadi.
"Hal kedua, yang diserahkan dalam berita serah terima (BAST) hanyalah pengelolaan, sedangkan pendayagunaan, penempatan, dan pembinaan tetap di bawah kendalai Bupati/Wali Kota," sambung dia.
Kusnadi juga melihat, jumlah personel PKB dan PLKB jika dibandingkan dengan kebutuhan di Kalteng tidaklah cukup. Jumlah desa di Kalteng mencapai ribuan. Rasio yang tidak berimbang ini harus diupayakan untuk dipenuhi.
"Jumlah yang ada 180 orang, sedangkan jumlah desa di Kalteng 1.500 an, ini tidak sebanding sehingga perlu terus ditambah dan saya berharap BKKBN harus menambah agar mencapai jumlah ideal," jelasnya.
"PKB dan PLKB yang dikoordinir BKKBN juga tidak boleh hanya bicara program kependudukan dan keluarga berencana tetapi juga program Kalteng BERKAH," pinta Kusnadi mengakhiri. (ROZIQIN/B-2)
Bupati/Walikota masih Berkewajiban Perhatikan Penyuluh KB
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







