BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas aparatur perangkat desa di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) memberikan pembekalan teknis penatausahaan keuangan desa berbasis siskeudes kepada operator aplikasi Siskeudes, di Hotel Alibaba, Jumat (28/7/2017). Pembekalan teknis kepada para operator tersebut melibatkan pemateri selain dari unsur BPMD Kobar juga dari BPK pusat serta dari Pajak.
Menurut Kepala Bidang Pembangunan Pemerintah Desa, BPMD Kabupaten Kotawaringin Barat, Sugiharto jika selama tahun 2017 penatausahaan keuangan desa dilakukan secara manual maka pada tahun 2018 di Kabupaten Kotawaringin Barat dikerjakan menggunakan aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes) secara online.
Ia menjelaskan dalam sistem ini, mulai dari perencanaan sampai pada penatausahaan, penyaluran, pencairan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban tersusun dalam sistem yang terkoordinasi. "Jadi Pemerintah Desa mulai dari perencanaan harus berpedoman pada regulasi dan aturan-aturan terkait pengelolaan keuangan desa," kata Sugiharto.
Mengingat Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Kotawaringin Barat tidak merata terutama aparatur desa di Kecamatan Aruta, Kolam serta Kecamatan Kumai, kata dia, maka BPMD Kobar berupaya meningkatkan kemampuan operator yang merangkap sekaligus sebagai bendahara (kaur keuangan desa) dengan mengikuti pembekalan teknis penatausahaan keuangan desa berbasis aplikasi Siskeudes.
Ia menambahkan, dalam penerapan aplikasi siskeudes ada beberapa kendala yang dihadapi terutama masalah jaringan internet yang berada di desa-desa terjauh seperti di Aruta. "Hasil evaluasi pada semester satu laporan masih menggunakan sistem manual sementara untuk penganggaran sudah menggunakan aplikasi Siskeudes insyaallah 2018 sudah online saat ini masih ada yang ke kantor camat untuk mengentri data," cetusnya. (KOKO SULISTYO/B-8)








