BORNEONEWS, Puruk Cahu - Suara tangisan dan teriakan histeris anak-anak berusia 6 sampai 10 tahun mewarnai khitanan atau sunatan massal di Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya. Beberapa peserta sunatan massal ini ketakutan saat akan disunat oleh para petugas kesehatan.

"Tidak apa-apa paling sebentar dan tidak sakit," ungkap salah seorang ibu ketika menenangkan anaknya yang akan disunat di aula Kantor Kecamatan Murung, Sabtu (29/7/2017).

Sementara itu, Camat Murung K Zen Wahyu mengatakan, dalam sunatan massal ini pihaknya mengerahkan 20 tenaga medis untuk menangani 120 peserta sunatan massal dari Kota Puruk Cahu maupun desa-desa sekitar.

"Tim medis menggukan sistem laser dalam mengkhitan peserta karena dinilai lebih cepat sembuh dan dipastikan pada Senin nanti mereka ini bisa bersekolah kembali," ungkap K. Zen Wahyu. (SUPRIADI/B-2)