BORNEONEWS, Puruk Cahu - Banjir yang kerap menghantam hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura), terutama yang dekat dengan aliran sungai membuat pemerintah kabupaten (pemkab) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan setempat mewacanakan relokasi permukiman yang rawan banjir.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Mura, Fery Hardi mengatakan, dalam menyiapkan wacana tersebut, untuk rumah beserta fasilitas listrik maupun air akan disediakan oleh pemerintah. "Untuk lokasi relokasi pun nantinya dipilih tidak jauh dari lokasi desa, tetapi dengan catatan bebas dari banjir," ungkap Fery, Sabtu (29/7/2017).

Meski begitu, lanjut Fery, pemkab tidak akan memaksa warga untuk relokasi. Dengan kata lain, siapa yang ingin relokasi akan ditindaklanjuti oleh pihaknya. "Rencananya, relokasi akan kami lakukan pada 2018 nanti, sebab daerah sekitar aliran sungai, utamanya Sungai Barito sangat rentan terjadi banjir," tambah Fery lagi. (SUPRIADI/B-2)