BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto mengaku tak habis pikir. Wali Kota telah mengeluarkan surat edaran bahkan mengumpulkan para Kepala Sekolah untuk menindaklanjuti kebakaran pada 4 Sekolah Dasar beberapa waktu lalu. Namun ternyata pada Sabtu (29/7/2017) ternyata peristiwa kebakaran kembali menimpa sekolah dasar di Palangka Raya.

Kali ini, SDN 8 Palangka yang menjadi korban. Bahkan, api disinyalir berasal dari rumah penjaga sekolah yang kini sudah tak ditinggali lantaran sudah pindah rumah.

"Dimana penjaganya?" geram Sigit, Minggu (30/7/2017).

Mirisnya, penjaga sekolah di Jalan Piere Tandean ini justru mengaku tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi yakni kurang lebih pukul 18.15 WIB Sabtu kemarin. Penjaga sekolah bernama Nurenson (48) itu mengaku sedang di rumahnya sendiri dan tidak menjaga sekolah.

"Saat kejadian saya sedang di rumah," aku Nurenson.

Sigit K Yunianto merasa geram lantaran kejadian ini. Dirinya menilai penjagaan sekolah tenyata lengah. Tidak sesuai dengan imbauan yang telah dikeluarkan Wali Kota.

"Kalau tidak bersedia menjadi penjaga, ya diganti yang bersedia banyak kok. ini benar-benar lengah," pungkas Sigit. (TESTI PRISCILLA/B-5)