BORNEONEWS, Palangka Raya - Ernawati, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palangka Raya mengajak pihak sekolah, kepala sekolah, dan guru, bergandengan tangan menghadapi teror pembakaran sekolah. Kali ini, Minggu (30/7/2017) dini hari, dua sekolah menjadi sasaran kebakaran pada waktu hampir bersamaan. Yakni SDN 1 Menteng dan SMK Isei di Jalan Yos Sudarso, terbakar pukul 03.30 WIB.

"Rekan-rekan kepala sekolah dan guru, mari kita saling bergandeng tangan, saling suport dalam menghadapi ujian ini," ajak Ernawati saat diwawancarai Borneonews, di Palangka Raya, Minggu (30/7/2017).

Ernawati tampak tegar dengan peristiwa beruntun ini, padahal SDN 4 Menteng, tempat Ernawati menjabat sebagai Kepala Sekolah juga mengalami kejadian serupa. Jumat (21/7/2017) atau pekan lalu SDN 4 Menteng juga mengalami peristiwa kebakaran yang menghebohkan dan seolah-oleh menjadi awal dari teror kebakaran ini karena setelahnya, tidak sampai setengah jam kemudian kebakaran juga terjadi pada SDN 4 Langkai.

Teror pembakaran kembali terjadi. Kali ini sasarannya ialah SDN 8 Palangka, Sabtu (29/7/2017) pukul 18.15 WIB. Peristiwa ini mengundang keprihatinan mendalam pada dunia pendidikan. Namun kemudian keprihatinan ini berubah menjadi ketakutan dan rasa marah ketika Minggu (30/7/2017) dini hari kebakaran kembali terjadi kepada dua sekolah sekaligus. Pertama kebakaran menimpa SDN 1 Menteng namun karena letaknya yang bersebelahan dengan SMK Isei Palangka Raya, sekolah kejuruan ini juga ikut terkena imbasnya.

Teror berlanjut dengan kebakaran yang dialami SDN 1 Langkai pada Sabtu (22/7/2017) dini hari berlanjut pada SDN 5 Langkai pada subuh di hari yang sama. Dengan dimulainya kembali pemabakaran akhir pekan ini menambah panjang daftar sekolah yang mengalami kebakaran.

"Mari kita bersama tingkatkan kewaspadaan, kendalikan emosi, jangan mudah terpancing dan terprovokasi," tutup Ernawati mengingatkan. (TESTI PRISCILLA/N).