BORNEONEWS, Palangka Raya - Gerak cepat ditunjukkan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio menyikapi kebakaran beruntun yang melanda sekolah-sekolah dasar di Kota Palangka Raya. Terakhir, kebakaran terjadi pada SDN 1 Menteng pada Minggu (20/7/2017) dini hari yang juga berimbas pada SMK Isei yang berdiri di sebelahnya.
Mofit bersama Sahdin Hasan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya langsung mengumpulkan Kepala sekolah dari sekolah-sekolah yang mengalami musibah pada Sabtu dan Minggu ini yakni Kepala SDN 1 Menteng, Kepala SDN 8 Palangka dan SMK Isei pada Minggu siang di Kantor Dinas Pendidikan untuk membahas tindak lanjut dari kondisi kebakaran ini.
"Kejadian ini terus kita waspadai, para guru dan kepala sekolah tetap diminta untuk waspada dan melakukan penjagaan," ungkap Mofit Saptono dalam pertemuan tersebut.
Mofit mengaku telah bersama kepala dinas pendidikan melakukan pemantauan setiap malam ke sekolah namun apa daya, kebakaran ternyata masih terus terjadi.
"Kita bahas ruangan yang bisa digunakan sementara dan segera untuk digunakan kegiatan belajar mengajar anak-anak Senin nanti," tambahnya.
Sementara itu Sahdin Hasan menuturkan bahwa rapat ini lebih kepada menenangkan trauma yang dialami pihak sekolah yang mengalami dan musibah dan meminta mereka untuk tetap dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
"Ini dikoordinasikan dengan pihak sekolah supaya bisa menggunakan ruangan lain dulu sementara waktu untuk proses belajar mengajar anak-anak," katanya.
SDN 4 Menteng, pada Jumat (21/7/2017) atau pekan lalu SDN 4 Menteng juga mengalami peristiwa kebakaran yang menghebohkan dan seolah-oleh menjadi awal dari teror kebakaran ini karena setelahnya, tidak sampai setengah jam kemudian kebakaran juga terjadi pada SDN 4 Langkai.
Teror berlanjut dengan kebakaran yang dialami SDN 1 Langkai pada Sabtu (22/7/2017) dini hari berlanjut pada SDN 5 Langkai pada subuh di hari yang sama. Dengan dimulainya kembali pemabakaran akhir pekan ini menambah panjang daftar sekolah yang mengalami kebakaran.
Kali ini sasarannya ialah SDN 8 Palangka yang terjadi pada Sabtu (29/7/2017) sekitar pukul 18.15 WIB. Peristiwa ini mengundang keprihatinan mendalam pada dunia pendidikan. Namun kemudian keprihatinan ini berubah menjadi ketakutan dan rasa marah ketika pada Minggu (30/7/2017) dini hari kebakaran kembali terjadi kepada dua sekolah sekaligus. Pertama kebakaran menimpa SDN 1 Menteng namun karena letaknya yang bersebelahan dengan SMK Isei Palangka Raya, sekolah kejuruan ini juga ikut terkena imbasnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)








