BORNEONEWS, Kasongan - Meski tidak ada korban jiwa atau warga yang terdeteksi terkena serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD), Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan melakukan pengasapan atau fogging massal di wilayah Kecamatan Katingan Hilir, Senin (31/7/2017).
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan, dr Robertus Pamuriyanto, fogging massal dilakukan lantaran perkembangbiakan jentik serta populasi nyamuk paskabanjir meningkat tajam di sejumlah wilayah yang terdampak banjir sebelumnya.
"Memang lonjakan kasus DBD belum ada, belum juga dikatakan wabah atau kejadian luar biasa (KLB), akan tetapi kenapa kok kami adakan fogging massal, sebab biasanya paskabanjir atau peralihan musim dari penghujan ke kemarau terjadi lonjakan berbagai penyakit termasuk DBD," kata dr Robertus Pamuriyanto.
Hal ini untuk mengantisipasi agar warga terhindar dari penyebaran penyakit DBD itu. Dr Robertus Pamuriyanto juga mengaku jika pihaknya mendapat informasi kalau siswa di SDN 1 Katingan Hilir sempat diliburkan gara-gara di sekolah itu banyak nyamuk beterbangan sehingga mengganggu proses belajar mengajar. "Kami juga dapat laporan dari Kapolsek Katingan Hilir terkait meningkatnya nyamuk setelah banjir kemarin," katanya. (ABDUL GOFUR/B-2)
Ini Alasan Mengapa Dinas Kesehaan Katingan Lakukan Fogging Massal
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







