BORNEONEWS, Muara Teweh - Setiap hari masyarakat di dalam Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut) menghasilkan banyak sampah, salah satunya sampah rumah tangga. Semestinya, sampah tersebut dapat dikelola dengan baik sehingga bisa memberikan nilai ekonomis.
Anggota DPRD Barito Utara, Surianor mengatakan, dengan pengelolaan sampah yang baik bisa memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat. Saat ini, Kabupaten Barito Utara juga memiliki bank sampah yang berada di bawah pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). "Harapan kita, masyarakat dapat memanfaatkan bank sampah yang ada di daerah ini," kata Surianor.
Ia menjelaskan, sampah-sampah organik dan non organik yang dihasilkan masyarakat di bank sampah bisa diolah menjadi produk-produk yang memiliki nilai ekonomis. Sampah organik seperti sampah dari dapur rumah tangga yakni sisa-sisa makanan, sayuran dan sebagainya. "Sampah-sampah ini bisa diolah menjadi pupuk kompos yang bisa dipergunakan untuk pertanian. Pupuk kompos ini bisa dijual, dan hal ini berarti bisa memberikan nilai ekonomis," ujarnya.
Sementara untuk sampah anorganik, yakni sampah yang tidak bisa tercampur secara alami seperti plastik, kertas, keramik dan lainnya. Sampah-sampah ini bisa diolah menjadi barang-barang yang unik dan menarik, misalnya saja tas, dompet, hiasan rumah dan lainnya, yang juga memiliki nilai ekonomis. (RAMADHANI/B-2)
Dewan Sarankan Warga Manfaatkan Bank Sampah
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rosi Wahyuni Dorong Penguatan Posyandu di Kapuas untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Dewan Dukung Respons Cepat dan Pencegahan Karhutla di Barito Utara
Politisi ini Dukung Penguatan Kompetensi Guru melalui Digitalisasi Pembelajaran
Fraksi Aspirasi Rakyat Apresiasi Penyusunan Raperda APBD Barito Utara 2027
Fraksi KIR Soroti Rancangan Pendapatan dan Belanja APBD Barito Utara 2027
Dewan Apresiasi Monitoring Sarpras Sekolah dan Minta Hasil Temuan Segera Ditindaklanjuti di Barito Utara
Komentar (0)
Memuat komentar…







