BORNEONEWS, Palangka Raya - Banyak wakil dari Provinsi Kalimantan Tengah yang duduk di kursi DPR RI. Maka tidak heran jika kebakaran beruntun yang terjadi pada sekolah dasar negeri (SD) di Kota Palangka Raya juga menyita perhatian dari wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah ini.
Perhatian khususnya datang dari Anggota Komisi X DPR RI, Asdy Narang. "Saya sore ini ke Palangka Raya dan besok saya akan meninjau langsung keadaan sekolah," ungkap Asdy Narang kepada Borneonews.co.id melalui WA, Senin (31/7/2017).
Perhatian yang sama juga datang dari Hamdhani, Anggota Komisi IV DPR RI. Meski tidak menangani langsung perihal pendidikan, namun Hamdhani juga tergelitik melihat derita anak bangsa akibat kebakaran beruntun ini.
"Saya minta pemerintah segera membangun kembali fasilitas pendidikan yang dibakar, sehingga tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar," kata Hamdhani.
Diberitakan, ada 8 SDN di Palangka Raya yang terbakar. Yakni SDN 1 Palangka, Selasa (4/7/2017) dan SDN 6 Palangka. Kemudian SDN 4 Menteng terbakar Jumat (21/7/2017). Setengah jam kemudian, SDN 4 Langkai ikut berkobar pada hari yang sama, Jumat (21/7/2017).
Kecurigaan mulai muncul, namun kepolisian mengeluarkan statement bahwa kedua sekolah ini terbakar lantaran konsleting listrik. Belakangan diketahui bahwa SDN 4 Langkai tidak teraliri listrik. Kebakaran kemudian terjadi kembali pada SDN 1 Langkai, Sabtu (22/7/2017) dini hari dan berlanjut pada SDN 5 Langkai pada pukul 05.00 WIB. Artinya kurang dari 24 jam, 4 sekolah dasar terbakar.
Disaat keadaan mulai tenang dan penjagaan diperketat, tenyata pada Sabtu (29/7/2017) petang SDN 8 Palangka kembali berkobar. Berlanjut pada SDN 1 Menteng, Minggu (30/7/2017) dini hari yang juga berimbas kepada SMK Isei yang letakknya bersebelahan. Dunia pendidikan Kota Palangka Raya berduka. (TESTI PRISCILLA/B-6)








