BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Kapuas Hulu perlu tambahan karyawan. Namun untuk menambah tenaga teknis kontrak, mereka tidak punya anggaran.

“Saat ini kita memang kekurangan tenaga di UPTD, karena tidak memiliki anggaran untuk angkat tenaga kontrak,” kata Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kapuas Hulu Dodo kepada Borneonews melalui sambungan telepon, Senin(31/7/2017).

Saat ini, kata Dodo, ada tiga pegawai, dua berstatus ASN dan satu tenaga kontrak. Saat ini, dua pegawai sedang sakit. Sehingga, aktivitas kantor hanya ditangani satu orang saja. “Pelayanan administrasi hanya ditangani satu orang saja, karena dua pegawai sedang sakit stroke,” ungkap dia.

Padahal, lanjut Dodo,untuk mengakomodir permintaan seluruh sekolah di 14 desa baik itu SD, SMP dan SMA, pihaknya sangat kerepotan. Akhirnya, ia meminta para kepala sekolah untuk mendata sendiri kekurangan di sekolahnya mulai meja, kursi, ruang kelas, guru dan item lainnya.

"Kita tidak memegang DIPA anggaran seperti UPTD Kesehatan, mereka bisa kelola anggaran sendiri, kalau kami Dinas Pendidikan tidak bisa. Sehingga kebijakan penambahan karyawan masih menunggu dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas," pungkas dia. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)