SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Empat orang pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sampit, diciduk jajaran Polsek Baamang, saat sedang menikmari lem fox. 

Lem fox tersebut digunakan para anak di bawah umur tersebut untuk menciptakan halusinasi hingga mabuk. 

"Saat itu mereka sedang asik menghirup aroma lem fox untuk mabuk, dan kamipun langsung mengamankan keempat anak tersebut," ujar Kanit SPK Polsek Baamang Aiptu Sartono, Selasa (1/8/2017). 

Keempat anak tersebut diamankan pada Senin (31/7/2017) kemaren. Mereka  ada yang duduk di klas VI SD, ada juga klas VII SMP. Rata-rata umurnya yakni mencapai 14 tahun. 

Terbongkarnya  aksi ngelem bersama ini, berawal dari kecurigaan warga terhadap gerak-gerik sejumlah remaja tanggung ini. Mereka sering keluar masuk ke dalam bangunan toko kosong yang terletak di Jl Muhran Ali, Kecamatan Baamang, Kotim. Setelah itu mereka keluar dengan terlihat berjalan sempoyongan seperti mabuk. 

Hal itupun langsung dilaporkan masyarakat ke Polsek Baamang. Mendapat laporan tersebut, aparat langsung meluncur ke lokasi, dan ternyata kecurigaan warga ini benar.  Dimana ditepat tersebut petugas berhasil mendapati 5 orang pelajar yang tengah asyik mengisap lem. 

Namun sayang salah seorang diantara kelima pelajar ini kabur. Sehingga hanya 4 orang saja yang diamankan dan langsung dibawa ke mapolsek. 

"Semua pelaku masih di bawah umur, akhirnya kami hanya memberikan pembinaan kepada keempat pelajar ini,  dan mereka diminta membuat surat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi," terang Sartono. 

Aparat juga memanggil para orang tua pelajar ngelem tersebut. Untuk diingatkan supaya melakukan pengawasan dan pembinaan kepada anak-anak mereka. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)