BORNEONEWS, Palangka Raya - Polda Kalteng masih harus bekerja keras untuk menangkap dalang dari aksi pembakaran di sekolah dasar negeri (SDN) di Palangka Raya, meskipun dua pelaku sudah ditangkap.
Pasalnya, polisi harus menangkap HG, seseorang yang menyuruh dua tersangka berinisial SRY (48) warga kelahiran Tumbang Malahoi berdomisi Jalan Mendawai, Gang Setia, Palangka Raya dan FA alias OG (42) warga kelahiran Banjarmasin berdomisi di Jalan Trans Kalimantan, Palangka Raya.
"HG masih dalam penyelidikan tim kita," kata Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko kepada wartawan, Selasa (1/8/2017) siang.
Disamping itu, polisi juga harus menyelidiki siapa dalang selanjutnya atas terbakarnya 4 SDN sisanya. Sebab, dua pelaku yang telah ditangkap itu hanya mengaku membakar tiga sekolah. Yakni SDN 4 Langkai, SDN 1 Langkai dan SDN 5 Langkai.
Sedangkan sisanya yakni SDN 1 Palangka, SDN 4 Menteng, SDN 8 Palangka dan SDN 1 Menteng masih dalam penyelidikan. "Sementara yang bersangkutan (dua tersangka) baru mengakui tiga SD," tuntas Kapolda Kalteng. (BUDI YULIANTO/B-6)
Dalang Pembakaran Gedung SD Masih Diburu
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
Komentar (0)
Memuat komentar…







