BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran lahan mulai bermunculan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (1/8/2017). Apalagi, beberapa hari terakhir wilayah Kotim tidak diguyur hujan. Kebakaran terjadi di Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (1/8/2017). Sedikitnya ada tiga titik api yang cukup besar membakar lahan di sana.
"Ada tiga titik api di desa tersebut. Yang berhasil kami padamkan hanya satu titik. Sedangkan yang lainnya belum bisa dipadamkan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Sutoyo, Selasa (1/8/2017).
Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Tiga regu yang beranggotakan personel BPBD, TNI dan Polri langsung terjun ke lokasi tersebut.
Tidak semua titik api berhasil dijangkau karena keterbatasan alat. Selain itu, kendala yang dialami lainnya yakni jarak lahan di dua titik yang terbakar tersebut sangat jauh. Dan hanya tiga kilometer saja yang bisa dilewati menggunakan motor. Sedangkan dua kilometer sisanya terpaksa jalan kaki.
"Lokasinya sangat jauh, bahkan membutuhkan waktu cukup lama dan medan yang sangat susah. Daerah itu juga jauh dari sumber air," kata Sutoyo. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








