BORNEONEWS, Sampit - Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kotawaringin Timur sampai Juli 2017 mencapai 50,2 persen dari target yang ditetapkan.

"PAD kita sekitar Rp200 miliar, yang sudah terealisasi sampai saat ini 50,2 persen, namun idealnya sekitar 65 persen," ungkap Kepala Badan Pengelola Pendapan Daerah (PAD) Kotim, Marjuki, Kamis (27/7/2017).

Rendahnya capaian PAD ini karena ada berapa masalah dari SOPD pemungut yang sudah ditetapkan retribusi pajaknya, sehingga PAD belum mencapai target.

"Kita ini ada 17 SOPD pemungut, di antaranya mengalami hambatan terkait pemungutan karena regulasi dan lain sebagainya. Sehingga dalam waktu dekat kita evaluasi apa masalahnya," terangnya.

Menurutnya evaluasi yang dilakukan tidak dalam konteks merubah atau menurunkan PAD, namun melihat dari sektor lain yang bisa menjadi pemasukan daerah agar target pendapatan tidak menurun.

Marjuki berharap agar PAD Kotim setiap tahunnya akan terus meningkat. "Apalagi kalau Kotim menjadi kota tujuan wisata ini akan berkaitan langsung dengan kita dan sinergi SOPD pemungut dari segi komunikasi dan koordinasinya hatus jalan,"tutupnya. (NOOR ANNISA/B-6)