BORNEONEWS, Sampit - Guna mempermudah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menuju Electronic (E) Goverment atau pemerintahan berbasis elektronik, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat akan melengkapi setiap SOPD dengan jaringan fiber optik. Untuk saat ini sudah memasuki proses lelang untuk pembangunan jaringan fiber optik tersebut.

"Tujuannya agar mempermudah dalam proses menuju e-goverment dan itu proses lelangnya masih berjalan. Semoga segera selesai," kata Kepala Dinas Kominfo Kotim, Multazam, usai Rapim Tepra, Rabu (2/8/2017).

Kegiatan yang pendanaannya berasal dari ABPD sekitar Rp1,28 miliar tersebut memiliki banyak fungsi untuk setiap kegiatan di kantor pemerintahan. Nantinya seluruh SOPD akan terhubung pada jaringan dengan banyak aplikasi online untuk kegiatan pemerintahan.

"Memudahkan dalam proses monitoring pimpinan, mencakup peningkatkan koordinasi. Kemudian SOPD yang berkaitan dengan permasalahan bisa langsung memonitor menggunakan aplikasi tersebut," katanya.

Dari data pada sistem layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kotim, tahapan lelang sudah sampai pada pengumuman pascakualifikasi, dengan metode evaluasi yang diikuti sebanyak 16 peserta lelang pembangunan jaringan kabel serat optik. Sesuai jadwal, proses lelang selesai pada akhir Agustus mendatang.

Selain itu, dia mengatakan, pembangunan jaringan kabel serat optik akan dilakukan secara bertahap dan direncanakan sudah mulai berjalan pada tahun ini. "Untuk sementara ini kita berharap pada 2017 jaringan itu sudah bisa men-support untuk basis keuangan dan kepegawaian," tambahnya.

Multazam mengatakan, proses lelang juga dilakukan dengan sangat hati-hati dengan melakukan akurasi perencanaan. Kemudian dalam proses pengadaan juga bekerjasama dengan tim TP4D Kejaksaan untuk membantu mengarahkan, mengawasi dan mendeteksi dini apabila ada kecurangan. (NOOR ANNISA/B-11)