BORNEONEWS, Sampit - Pengamanan persidangan di Pengadilan Negeri Sampit di kawasan Islamic Center Jalan Jenderal Sudirman Sampit diperketat pasca larinya salah seorang terdakwa kasus narkotika, yakni Fathurahman alias Fatur.
"Pengamanan terus kita perketat," kata Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Kotim, Herry Setyawan, Kamis (3/8/2017) yang hadir di Pengadilan Negeri Sampit.
Ketatnya pengamanan untuk menghindari kejadian serupa. Bahkan petugas keamanan dari pihak kepolisian ditambah dari biasanya yang dua orang menjadi tiga orang, yang dipersenjatai dengan lengkap.
Tidak hanya pengamanan, salah satu ruang sidang yang berada di samping jalan keluar masuk ke kawasan ruang sidang dipindah ke ruangan yang berdampingan di dekat sel sebelah utara bagian ruang lantai dua itu.
Sementara sebelumnya, ruang yang digunakan untuk menyidakan Fatur beberapa waktu lalu berada di sebelah selatan tepat berdampingan dengan jalan keluar masuk. Sehingga mudah dimanfaatkan oleh Fatur saat kabur kala itu.
Karena jika ia menuju ke jalan keluar masuk jika tak ada petugas yang khusus menjaga di depan pintu itu maka tahanan sudah tak terlihat lagi, karena terhalang oleh tembok ruangan sidang. (NACO/B-5)
Pasca Tahanan Kabur, Pengamanan di Pengadilan Diperketat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







