BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini semakin meluas. Belum padan di Desa Handil Sohor, kini kembali teradi karhan di Desa Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Di mana tidak tanggung-tanggung, lahan yang luasnya sekitar 30 hektare hangus dilahap api pada Kamis (3/8/2017). Bahkan hingga saat ini tim masih berjibaku memadamkan api tersebut.

"Iya kebakaran lahan kembali terjadi di Desa Basirih Hilir, dan saat ini masih dalam pemdaman," ujar Kepala Pelaksana Badsn Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Muhammad Yusuf, Kamis (3/8/2017).

Kebakaran tersebut terjadi bersamaan dengan lahan di Desa Handil Sohor, yang sejak lima hari lalu masih belum padam. Dengan adanya hal itupun, merekapun membagi dua tim dari petugas gabungan bencana kebakaran lahan. Hal itu dilakukan agar dapat memadamkan api tersebut.

"Kami ada 48 personel gabungan dari TNI, Polri, dsn pihak kecamatan, dan saat ini sudah terjun ke dua lokasi tersebut," lanjut Yusuf.

Untuk di Desa Handil Sohor sendiri, sedikitnya ada 20 hektare lahan yang terbakar. Upaya pemadamanpun sudah dilakukan sejak lima hari lalu. Namun karena terkendala medan jalan, membuat mereka kesusahan untuk upaya pemadaman.

Tidak hanya itu, pemadaman sulit dilakukan juga pada kebakaran yang terjadi di Desa Basirih Hilir. Dimana jaraknya mencapai 12 Km. Jalannyang bisa dilintasi mobil hanya empat kilometer, sedangkan motor tujuh kilometer, sisanya sekitar 5 Km harus jalan kaki.

Selain di dua tempat tersebut, ada juga beberapa titik api yang terpantau. Baik itu di kecamatan lain. Bahkan di Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang juga terjadi kebakaran kemaren, namun warga dan pihak perusahaan sigap dan berhasil menjinakkannya. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)