BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) soal rencana penerbitan buku Kapuas Dalam Angka 2017 yang digelar di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kapuas, Kamis (3/8/2017).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Kapuas Hery. Ia menyampaikan bahwa bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut adalah untuk memperbaiki data. “Kegiatan ini untuk memperbaiki data yang ada, untuk siap rilis dan cetak melalui web site atau media yang ada,” ucapnya.

Diskusi sendiri dipimpin oleh Kepala BPS Kabupaten Kapuas dan diisi paparan oleh Suwarno Muriyat dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas serta Alfina Fasriani dari BPS Provinsi Kalimantan Tengah.

Sementara itu Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas Suwarno Muriyat menyampaikan upaya yang sedang dilakukan Dinas Kominfo Kapuas, yaitu pembuatan buku Selayang Pandang dan Progres 2013-2017.

“Kami meminta kepada kepada semua SOPD yang belum menyerahkan data terkait pembuatan buku tersebut untuk segera diserahkan. Kami juga siap jemput bola jika seandainya perlu kami yang mengambilnya sendiri di SOPD yang belum menyerahkan, ataupun bisa juga menyerahkan melalui e-mail,” terangnya.

Terkait kerjasama penyediaan data antara Diskoiminfo dengan BPS Kapuas dalam kurun waktu enam bulan terakhir terang Suwarno yang didampingi Kabid Statistik Siti Wuryanti pihaknya dengan BPS telah merealisasikan statistik dasar, sektoral dan khusus yang diterbitkan secara berkala.

Sedangkan BPS Provinsi Kalimantan Tengah Alfina menyampaikan sebenarnya setiap SOPD sudah memiliki kegiatan statistik, Karena menurutnya statistik adalah pengumpulan data. Ia juga menjelaskan mengenai 3 jenis statistik seperti Statistik Dasar, Statistik Sektoral dan Statistik Khusus serta keterkaitan dua undang-undang yaitu. UU No.16/1997 tentang Statistik dan UU No.23/2004 tentang Pemerintah Daerah dan menjelaskan tentang mekanisme kerja statistik sektoral di Daerah.

Di akhir FDG disepakati agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkala pada periode Maret - Juni agar kemanfaatan data yang telah diverifikasi dapat dijadikan landasan dalam pengambilan kebijakan oleh pimpinan guna pembangunan yang tepat sasaran, waktu, dan kemanfaatannya. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)