BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksanaan Kemah Budaya Nasional (KBN) ke-VIII yang diselenggarakan di Kota Palangka Raya Juli lalu menyisakan dan pertanyaan. Tercatat ada sekitar Rp11,3 miliar dana yang digelontorkan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk pelaksanaan kegiatan tersebut, khusus untuk panitia lokal.
Dari dana tersebut, Rp2,5 miliar habis untuk konsumsi peserta yang artinya tidak bisa dipertanyakan lagi. Namun, ada dana sebesar Rp5,6 miliar yang dikhususkan untuk melakukan revitalisasi Bumi Perkemahan (Buper) Kabariat Tuah Pahoe yang digunakan sebagai pusat kegiatan.
Ditambah, dana Rp3,2 miliar khusus untuk revitalisasi eksternal seperti jalan menuju bumi perkemahan. Pertanyaannya, apa yang akan dilakukan Pemko dengan fasilitas yang telah menelan dana miliaran rupiah tersebut?
"Sarana dan prasarana tidak akan mubazir. Kalau eksternal tentu akan dinikmati seluruh warga karena itu kan termasuk jalan. Sementara untuk yang lain Saya sudah bicarakan dengan Pak Wali Kota bahwa rencananya akan dibuat semacam Unit Pelaksana Teknis (UPT) di sana," ungkap Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Jumat (4/8/2017).
UPT dimaksud, menurut Mofit, belum dibicarakan secara khusus. Namun SOPD yang paling mendekati untuk mengelolanya tentu saja adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). "Tapi belum kami bicarakan lagi. Tentu ini akan menjadi pembahasan serius karena menyangkut fasilitas senilai miliaran. Tapi nanti akan dibahas lebih lanjut," tutup Mofit. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Sarana Prasarana Miliaran Rupiah Eks KBN untuk Apa?
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Komentar (0)
Memuat komentar…







