BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya, Hari Maihadi mengakui infrastruktur jalan di dalam kota setempat masih banyak yang mengalami kerusakan. Baik dalam kondisi rusak ringan, rusak sedang maupun berat.
"Luasan wilayah kerja Kota Palangka Raya dalam hal pembangunan infrastruktur jalan mencapai 911,88 Km. Selebihnya merupakan kewenangan pihak provinsi. Sedangkan yang sudah tercapai pembangunan infrastruktur jalan secara keseluruhan, baru mencapai sekitar 40 persen pembangunan infratruktur jalannya," ungkap Hari, Jumat (4/8/2017).
Itupun, tambah dia, harus dilakukan perawatan terutama bagi jalan-jalan yang dalam kondisi rusak. "Struktur tanah kita ini bergambut yang secara geografis menjadi dasar pembangunan jalan pada kawasan dalam kota. Itu membuat infrastruktur jalan kota menjadi tidak tahan lama," jelasnya.
Akhirnya jalan yang semestinya sudah lama dibangun kembali mengalami perawatan. "Ini tidak bisa dipungkiri struktur tanah di Palangka Raya yang bergambut tentu sedikit banyak mempengaruhi daya tahan jalan yang sudah terbangun sehingga bukannya membangun kita malah sering tambal sulam," bebernya. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Pembangunan Infrastruktur Palangka Raya Baru 40%
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Komentar (0)
Memuat komentar…







