BORNEONEWS, Kudus - Ini bagian dari kepedulian Universitas Muria Kudus (UMK) dalam pelestarian lingkungan. Fakultas Pertanian UMK mengagendakan rehabilitasi Gunung Kendeng, di seputaran Desa Wonosoco (Kudus), Sukolilo (Pati) serta Klambu dan Brati (Grobogan).
"Kami mengagendakan rehabilitasi Gunung Kendeng, khususnya di Wonosoco, Sukolilo, serta Klambu dan Brati. Ini wujud nyata kepedulian Fakultas Pertanian UMK terhadap kelestarian lingkungan," ujar Wakil Dekan I Pertanian, Hendy Hendro HS, di sela-sela sosialisasi dan pelatihan pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL) di Desa Wonosoco, Kamis (3/8/2017) .
Dalam pelaksanaannya, pihak Fakultas Pertanian akan menggandeng berbagai instansi atau organisasi. Di antaranya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai (BP DAS), dan Forum DAS Muria.
‘’Rehabilitasi lahan di Gunung Kendeng ini mendesak dilakukan, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, karena banyak lahan yang kritis. Rehabilitasi ini sebagai upaya perbaikan lingkungan,’’ katanya.
Tanaman untuk rehabilitasi lahan di Gunung Kendeng, menurutnya, tidak sekadar yang bisa ditanam, tetapi yang memiliki nilai ekonomi, sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.
Masukan dari kepala Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kudus, kata Hendy, tanaman potensial untuk pelestarian sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat, di antaranya mangga, kelengkeng, dan jambu air. (RO/*/HUMAS UMK/N).








