BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah mengungkap tiga pabrik arak kurang dari 24 jam di perbatasan Desa Tempayung dan Babual Baboti, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Satpol PP Kobar kembali menggerebek pabrik arak keempat. Sekitar pukul 11.30 WIB, Satpol PP yang dibantu oleh TNI dari Koramil 1014/ Kolam kembali menggerebek pabrik miras keempat yang berjarak lima kilometer dari tiga lokasi sebelumnya.
Dari pabrik penyulingan arak keempat, anggota Satpol PP dan TNI berhasil mengamankan 10 tong tuak siap suling atau setara dengan 1.000 liter dan 1 dandang berukuran raksasa.
Menurut Komandan Regu 3, Sayid Abdul Badawi, bersama pihak TNI mereka terus melakukan penyisiran hingga masuk lebih jauh ke dalam hutan. Radius lima kilometer dari lokasi pabrik penyulingan arak sebelumnya pihaknya kembali menemukan satu pabrik.
"Pukul 7.30 WIB kami bersama TNI dari Kodim 1014 melakukan penyisiran jauh ke dalam hutan dan kami temukam kembali satu pabrik lima kilometer dari lokasi sebelumnya, saat ini kami masih di lokasi pabrik keempat," ujar Badawi.
Ia menegaskan, pengungkapan empat pabrik arak merupakan kado terindah di HUT ke 72 Republik Indonesia.
Untuk diketahui, Sabtu (5/8/2017) sore, Satpol PP Kobar berhasil mengungkap dua pabrik minuman keras dengan barang bukti di pabrik pertama 37 tong arak dan pabrik penyulingan kedua sebanyak 61 tong.
Kemudian pagi harinya, Satpol PP kembali menemukan satu pabrik dengan barang bukti 30 tong tuak dan siang ini bersama TNI kembali menggerebek 1 pabrik arak dengan barang bukti 10 tong tuak siap suling. Hingga diberitakan, anggota Satpol PP dan TNI masih berada di lokasi. (KOKO SULISTYO/B-2)
Keren, Satpol PP dan TNI Temukan Empat Pabrik Minuman Keras Kurang dari 24 Jam!
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







